Alasan Donbass Ingin Lepas dari Ukraina dan Bergabung Rusia

Minggu, 02 Oktober 2022 - 05:30 WIB
Denis Pushilin terpilih menjadi pemimpin Republik Rakyat Donetsk. Sementara Republik Rakyat Luhansk dipimpin Leonid Pasechnik. Menanggapi ini, Ukraina menolak mengakui dua wilayah tersebut sebagai negara merdeka.

Donetsk dan Luhansk dikenal mempunyai beberapa potensi. Donetsk merupakan salah satu penghasil baja di Ukraina, sedangkan Luhansk mempunyai cadangan batu bara yang besar.

Baca juga: Pidato Lengkap Putin Sambut Bergabungnya 4 Wilayah Ukraina ke Rusia

Potensi yang dimiliki oleh kedua wilayah tersebut membuat Ukraina enggan melepaskan wilayah tersebut. Rusia sendiri menganggap Donetsk dan Luhansk secara historis adalah bagian dari wilayahnya.

Pada 23 September 2022, beberapa wilayah di Ukraina melakukan pemungutan suara untuk bergabung dengan Rusia. Wilayah tersebut adalah Donbass (Donetsk dan Luhansk), Kherson, Zaporizhzhia.

Pemungutan suara berlangsung dari 23-27 September 2022. Kiev menyatakan tidak akan mengakui pemungutan suara. Sementara Uni Eropa menyebut referendum tersebut sebagai penipuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!