Trump: 'Sabotase' Nord Stream Dapat Menyebabkan Perang Dunia III
Kamis, 29 September 2022 - 20:43 WIB
Postingan itu jelas merupakan pukulan terhadap Biden, mengisyaratkan bahwa AS dapat dikaitkan dengan kebocoran yang ditemukan awal pekan ini pada jaringan pipa Nord Stream yang menghubungkan Rusia ke Eropa – pipa No2 khusus ke Jerman – di bawah Laut Baltik.
The Daily Mail berbicara kepada juru bicara Trump Taylor Budowich untuk klarifikasi, tetapi dia hanya mengatakan bahwa pernyataan mantan presiden AS berbicara sendiri.
Trump mendedikasikan beberapa postingan untuk apa yang disebutnya "sabotase" dari saluran pipa Nord Stream. Dalam salah satu pesannya, dia menyarankan para pemimpin AS untuk bersikap “dingin, tenang, dan membosankan” tentang seluruh situasi.
"Kebocoran adalah peristiwa besar yang seharusnya tidak memerlukan solusi besar, setidaknya belum," tulisnya.
Pria berusia 76 tahun itu mengaitkan insiden itu dengan konflik di Ukraina dan mengklaim bahwa konfrontasi militer antara Moskow dan Kiev pasti tidak akan terjadi jika dirinya menjadi Presiden.
Baca: CIA Peringatkan Jerman tentang Serangan Pipa Gas Nord Stream Beberapa Pekan Lalu
Trump bersikeras Washington harus bekerja menuju perdamaian yang dinegosiasikan antara Rusia dan Ukraina.
The Daily Mail berbicara kepada juru bicara Trump Taylor Budowich untuk klarifikasi, tetapi dia hanya mengatakan bahwa pernyataan mantan presiden AS berbicara sendiri.
Trump mendedikasikan beberapa postingan untuk apa yang disebutnya "sabotase" dari saluran pipa Nord Stream. Dalam salah satu pesannya, dia menyarankan para pemimpin AS untuk bersikap “dingin, tenang, dan membosankan” tentang seluruh situasi.
"Kebocoran adalah peristiwa besar yang seharusnya tidak memerlukan solusi besar, setidaknya belum," tulisnya.
Pria berusia 76 tahun itu mengaitkan insiden itu dengan konflik di Ukraina dan mengklaim bahwa konfrontasi militer antara Moskow dan Kiev pasti tidak akan terjadi jika dirinya menjadi Presiden.
Baca: CIA Peringatkan Jerman tentang Serangan Pipa Gas Nord Stream Beberapa Pekan Lalu
Trump bersikeras Washington harus bekerja menuju perdamaian yang dinegosiasikan antara Rusia dan Ukraina.
Lihat Juga :