China Peringatkan Asing Tidak Intervensi Masalah Taiwan
Minggu, 25 September 2022 - 08:11 WIB
China mempertahankan klaimnya atas Taiwan, yang terpisah dari daratan setelah perang saudara pada tahun 1949 dan sekarang memiliki pemerintahan sendiri. Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi baru-baru ini secara signifikan telah meningkatkan ketegangan antara Washington dan Beijing.
Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan pembicaraan di sela-sela Sidang Umum PBB.
Awal pekan ini, Presiden AS Joe Biden telah mengatakan bahwa pasukan AS akan membela Taiwan jika terjadi invasi China. China menanggapi dengan mengatakan bahwa Washington seharusnya tidak mengirim "sinyal yang salah" berkaitan dengan kemerdekaan Taiwan.
Baca: China: AS Kirim 'Sinyal Berbahaya' ke Taiwan
"Hanya ketika China bersatu kembali sepenuhnya, perdamaian sejati dapat terjadi di seberang Selat Taiwan," kata Wang Yi.
Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan pembicaraan di sela-sela Sidang Umum PBB.
Awal pekan ini, Presiden AS Joe Biden telah mengatakan bahwa pasukan AS akan membela Taiwan jika terjadi invasi China. China menanggapi dengan mengatakan bahwa Washington seharusnya tidak mengirim "sinyal yang salah" berkaitan dengan kemerdekaan Taiwan.
Baca: China: AS Kirim 'Sinyal Berbahaya' ke Taiwan
"Hanya ketika China bersatu kembali sepenuhnya, perdamaian sejati dapat terjadi di seberang Selat Taiwan," kata Wang Yi.
Lihat Juga :