Fauci: AS Harus Pantau Virus Flu Babi Baru di China

Rabu, 01 Juli 2020 - 22:02 WIB
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS Anthony Fauci memperingatkan bahwa AS perlu untuk terus memperhatikan virus flu babi baru di China. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional Amerika Serikat (AS), Anthony Fauci memperingatkan bahwa AS perlu untuk terus memperhatikan virus flu babi baru di China. Virus tersebut, meski saat ini diketahui tidak menginfeksi manusia, diprediksi bisa menjadi pandemi baru di masa depan.

Berbicara di hadapan Komite Senat Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan dan Pensiun, Fauci ditanya mengenai virus H1N1 yang telah diidentifikasi para ilmuwan dan yang penelitiannya diterbitkan Prosiding National Academy of Sciences. Fauci mengatakan bahwa virus tersebut belum terbukti menginfeksi manusia, tetapi memiliki kemampuan reassortment.



( Baca juga: Virus Flu Baru Berpotensi Jadi Pandemi Muncul di China )

Fauci, seperti dilansir Fox News pada Senin (1/7/2020), menuturkan bahwa ketika ada virus baru yang mengarah ke pandemi, itu disebabkan oleh mutasi dan/atau reassortment atau pertukaran gen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!