Perang Berkecamuk di Irak, Iran Tutup Perbatasan
Selasa, 30 Agustus 2022 - 18:45 WIB
Untuk memajukan kepentingan politiknya, Sadr telah membungkus retorikanya dalam agenda nasionalis dan reformasi yang bergema kuat di antara basis pendukungnya yang luas di akar rumput.
Mereka menyerukan pembubaran parlemen dan pemilihan awal tanpa partisipasi kelompok Syiah yang didukung Iran, yang mereka anggap bertanggung jawab atas status quo.
Pengumuman terbaru Sadr datang ketika jutaan orang Iran sedang bersiap untuk mengunjungi Irak guna ziarah tahunan ke situs-situs Syiah.
Sementara itu, Kuwait telah mendesak warganya untuk meninggalkan Irak. Kantor berita Kuwait, KUNA, juga mendorong mereka yang berharap untuk melakukan perjalanan ke Irak untuk menunda rencana mereka setelah meletusnya bentrokan jalanan antara kelompok-kelompok Syiah yang bersaing di negara itu.
Kuwait berbagi perbatasan sepanjang 254 kilometer dengan Irak.
Baca juga: Sekjen PBB Seru Semua Pihak Menahan Diri di Irak
Mereka menyerukan pembubaran parlemen dan pemilihan awal tanpa partisipasi kelompok Syiah yang didukung Iran, yang mereka anggap bertanggung jawab atas status quo.
Pengumuman terbaru Sadr datang ketika jutaan orang Iran sedang bersiap untuk mengunjungi Irak guna ziarah tahunan ke situs-situs Syiah.
Sementara itu, Kuwait telah mendesak warganya untuk meninggalkan Irak. Kantor berita Kuwait, KUNA, juga mendorong mereka yang berharap untuk melakukan perjalanan ke Irak untuk menunda rencana mereka setelah meletusnya bentrokan jalanan antara kelompok-kelompok Syiah yang bersaing di negara itu.
Kuwait berbagi perbatasan sepanjang 254 kilometer dengan Irak.
Baca juga: Sekjen PBB Seru Semua Pihak Menahan Diri di Irak
Lihat Juga :