Bangladesh Pangkas Hari Sekolah dan Jam Kerja untuk Hemat Listrik
Rabu, 24 Agustus 2022 - 09:22 WIB
Dalam beberapa pekan terakhir, Bangladesh telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi tekanan pada cadangan mata uang asingnya yang menurun. Bulan lalu, harga bahan bakar dinaikkan lebih dari 50 persen.
Pemerintah mengatakan sedang menjajaki opsi untuk mendapatkan bahan bakar yang lebih murah dari Rusia di bawah pengaturan khusus. Keputusan itu menuai kritik, tetapi pemerintah mengatakan perlu untuk memangkas kerugian di tengah kenaikan harga bahan bakar internasional.
Protes jalanan kecil terhadap harga yang lebih tinggi telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dan pemerintah mengatakan harga domestik akan disesuaikan setelah harga internasional turun. Negara ini lebih sering mengalami pemadaman listrik setelah pemerintah menghentikan operasi semua pembangkit listrik tenaga diesel, mengurangi produksi listrik harian sebesar 1.000 megawatt.
Baca: Hero Alom, Pria Tertampan Bangladesh Ditangkap Polisi karena Bernyanyinya Dianggap Jelek
Tetapi, pihak berwenang telah berjanji untuk terus memasok listrik ke zona industri untuk membantu mendukung ekonomi negara itu senilai USD416 miliar, yang telah berkembang pesat selama dekade terakhir. Oposisi negara itu menuduh pemerintah gagal mengendalikan korupsi dan menghilangkan kerugian di sektor energi.
Pemerintah mengatakan sedang menjajaki opsi untuk mendapatkan bahan bakar yang lebih murah dari Rusia di bawah pengaturan khusus. Keputusan itu menuai kritik, tetapi pemerintah mengatakan perlu untuk memangkas kerugian di tengah kenaikan harga bahan bakar internasional.
Protes jalanan kecil terhadap harga yang lebih tinggi telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dan pemerintah mengatakan harga domestik akan disesuaikan setelah harga internasional turun. Negara ini lebih sering mengalami pemadaman listrik setelah pemerintah menghentikan operasi semua pembangkit listrik tenaga diesel, mengurangi produksi listrik harian sebesar 1.000 megawatt.
Baca: Hero Alom, Pria Tertampan Bangladesh Ditangkap Polisi karena Bernyanyinya Dianggap Jelek
Tetapi, pihak berwenang telah berjanji untuk terus memasok listrik ke zona industri untuk membantu mendukung ekonomi negara itu senilai USD416 miliar, yang telah berkembang pesat selama dekade terakhir. Oposisi negara itu menuduh pemerintah gagal mengendalikan korupsi dan menghilangkan kerugian di sektor energi.
Lihat Juga :