Dubes Ukraina: Kita Harus Bunuh Sebanyak Mungkin Orang Rusia!
Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:38 WIB
Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Kazakhstan Pyotr Vrublevsky berbicara pada media lokal. Foto/rt.com
NUR SULTAN - Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Kazakhstan Pyotr Vrublevsky menyatakan Ukraina melakukan yang terbaik untuk “membunuh sebanyak mungkin orang Rusia”.
Seruan pembunuhan itu diungkapkan Vrublevsky kepada media lokal pada Senin (22/8/2022).
Berbicara kepada seorang blogger lokal, Vrublevsky diminta mengomentari konflik Ukraina yang sedang berlangsung. “Apa yang bisa saya katakan … Kami mencoba untuk membunuh (orang Rusia) sebanyak mungkin. Semakin banyak orang Rusia yang kita bunuh sekarang, semakin sedikit anak-anak kita yang harus membunuh. Itu saja,” tegas dia.
Baca juga: Ukraina akan Diblokir Gabung NATO selama 30 Tahun, Ini Alasannya
Pernyataan Dubes Ukraina itu memicu kemarahan di Rusia, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova menuduh Kiev melakukan kebijakan “teroris”.
“Hanya seorang duta besar rezim teroris yang bisa mengatakan hal seperti itu. Nazi Kiev telah membunuh orang selama delapan tahun secara diam-diam dan menyalahkan Moskow atas segalanya, tetapi sekarang mereka secara terbuka berbicara tentang rencana pembersihan etnis mereka,” tulis Zakharova di Telegram, dilansir RT.com.
Seruan pembunuhan itu diungkapkan Vrublevsky kepada media lokal pada Senin (22/8/2022).
Berbicara kepada seorang blogger lokal, Vrublevsky diminta mengomentari konflik Ukraina yang sedang berlangsung. “Apa yang bisa saya katakan … Kami mencoba untuk membunuh (orang Rusia) sebanyak mungkin. Semakin banyak orang Rusia yang kita bunuh sekarang, semakin sedikit anak-anak kita yang harus membunuh. Itu saja,” tegas dia.
Baca juga: Ukraina akan Diblokir Gabung NATO selama 30 Tahun, Ini Alasannya
Pernyataan Dubes Ukraina itu memicu kemarahan di Rusia, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova menuduh Kiev melakukan kebijakan “teroris”.
“Hanya seorang duta besar rezim teroris yang bisa mengatakan hal seperti itu. Nazi Kiev telah membunuh orang selama delapan tahun secara diam-diam dan menyalahkan Moskow atas segalanya, tetapi sekarang mereka secara terbuka berbicara tentang rencana pembersihan etnis mereka,” tulis Zakharova di Telegram, dilansir RT.com.
Lihat Juga :