WHO: Yang Terburuk dari Pandemi Virus Corona 'Belum Datang'
Selasa, 30 Juni 2020 - 14:31 WIB
"Kita semua ingin ini berakhir. Kita semua ingin melanjutkan hidup kita. Tetapi kenyataan sulitnya adalah ini bahkan belum dekat untuk berakhir," kata Tedros pada briefing virtual awal pekan ini.
"Meskipun banyak negara telah membuat beberapa kemajuan, namun sebenarnya pandemi global sedang mempercepat," imbuhnya.
Ia juga mendesak lebih banyak pemerintah untuk mengikuti mencontoh Jerman, Korea Selatan dan Jepang, yang menjaga penyebarannya melalui kebijakan-kebijakan yang mencakup pengujian dan penelusuran yang teliti.(Baca: Pakar: Dunia Terlalu Terfokus pada Gelombang Kedua Covid-19 )
AS menjadi negara yang paling parah terkena dampak pandemi global virus Corona. Lebih dari 2,5 juta kasus infeksi virus memastikan dilaporkan terjadi di negara itu itu dan terjadi sekitar 126 ribu kematian dengan Covid-19 sejauh ini, lebih banyak dari negara lain mana pun.
Negara-negara AS yang melonggarkan penguncian dalam beberapa pekan terakhir - terutama di selatan - telah melaporkan peningkatan tajam kasus infeksi baru dalam beberapa pekan terakhir.
Lonjakan ini telah menyebabkan para pejabat di Texas, Florida dan negara-negara bagian lainnya memperketat pembatasan lagi.(Baca: Pakar: AS Belum Lewati Gelombang Pertama Pandemi Covid-19 )
"Meskipun banyak negara telah membuat beberapa kemajuan, namun sebenarnya pandemi global sedang mempercepat," imbuhnya.
Ia juga mendesak lebih banyak pemerintah untuk mengikuti mencontoh Jerman, Korea Selatan dan Jepang, yang menjaga penyebarannya melalui kebijakan-kebijakan yang mencakup pengujian dan penelusuran yang teliti.(Baca: Pakar: Dunia Terlalu Terfokus pada Gelombang Kedua Covid-19 )
AS menjadi negara yang paling parah terkena dampak pandemi global virus Corona. Lebih dari 2,5 juta kasus infeksi virus memastikan dilaporkan terjadi di negara itu itu dan terjadi sekitar 126 ribu kematian dengan Covid-19 sejauh ini, lebih banyak dari negara lain mana pun.
Negara-negara AS yang melonggarkan penguncian dalam beberapa pekan terakhir - terutama di selatan - telah melaporkan peningkatan tajam kasus infeksi baru dalam beberapa pekan terakhir.
Lonjakan ini telah menyebabkan para pejabat di Texas, Florida dan negara-negara bagian lainnya memperketat pembatasan lagi.(Baca: Pakar: AS Belum Lewati Gelombang Pertama Pandemi Covid-19 )
Lihat Juga :