Penikaman Salman Rushdie, Hizbullah: Kami Tidak Tahu Apa-apa
Minggu, 14 Agustus 2022 - 09:19 WIB
Penulis yang lahir dalam keluarga Muslim di Mumbai, India, itu memicu kontroversi setelah menulis buku Ayat-ayat Setan pada tahun 1988. "Ayat-Ayat Setan" dipandang sebagai penghujatan oleh banyak Muslim, yang melihat karakter sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad, di antara keberatan lainnya.
Terduga penyerang diidentifikasi oleh polisi sebagai Hadi Matar (24) berasal dari New Jersey. Matar berasal dari Lebanon dan keluarganya berasal dari kota Yaroun di Lebanon selatan, kata Wali Kota Yaroun Ali Tehfe kepada Reuters.
Tehfe mengatakan orang tuanya beremigrasi ke Amerika Serikat dan Matar lahir dan dibesarkan di sana.
Baca juga: Ayat-Ayat Setan, Tragisnya Salman Rushdie, dan 33 Tahun Fatwa Mati Iran
Ketika ditanya apakah Matar atau orang tuanya berafiliasi dengan atau mendukung Hizbullah, Tehfe mengatakan dia tidak memiliki informasi sama sekali tentang pandangan politik orang tua atau Matar karena mereka tinggal di luar negeri.
Terduga penyerang diidentifikasi oleh polisi sebagai Hadi Matar (24) berasal dari New Jersey. Matar berasal dari Lebanon dan keluarganya berasal dari kota Yaroun di Lebanon selatan, kata Wali Kota Yaroun Ali Tehfe kepada Reuters.
Tehfe mengatakan orang tuanya beremigrasi ke Amerika Serikat dan Matar lahir dan dibesarkan di sana.
Baca juga: Ayat-Ayat Setan, Tragisnya Salman Rushdie, dan 33 Tahun Fatwa Mati Iran
Ketika ditanya apakah Matar atau orang tuanya berafiliasi dengan atau mendukung Hizbullah, Tehfe mengatakan dia tidak memiliki informasi sama sekali tentang pandangan politik orang tua atau Matar karena mereka tinggal di luar negeri.
Lihat Juga :