Sri Lanka Cari Bantuan untuk Penuhi Kebutuhan Pangan Anak-anak
Selasa, 02 Agustus 2022 - 05:30 WIB
Hapuhinne mengatakan, mereka telah menghitung 127.000 anak kurang gizi di antara 570.000 anak perempuan dan laki-laki di bawah usia lima tahun pada pertengahan 2021.
Sejak itu, ia memperkirakan jumlahnya telah meningkat beberapa kali lipat dengan dampak penuh dari inflasi yang merajalela dan kekurangan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
“Jumlah orang yang menerima bantuan langsung negara hampir dua kali lipat pada tahun lalu, dengan lebih dari 90 persen populasi sekarang bergantung pada pemerintah untuk bantuan keuangan. Ini termasuk sekitar 1,6 juta pegawai pemerintah,” jelas Hapuhinne.
Baca: Polisi Sri Lanka Tangkap Pentolan Demo yang Gulingkan Gotabaya Rajapaksa
Inflasi Sri Lanka secara resmi diukur pada 60,8 persen pada Juli, tetapi ekonom swasta mengatakan itu lebih dari 100 persen dan kedua setelah Zimbabwe.
Sejak itu, ia memperkirakan jumlahnya telah meningkat beberapa kali lipat dengan dampak penuh dari inflasi yang merajalela dan kekurangan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
“Jumlah orang yang menerima bantuan langsung negara hampir dua kali lipat pada tahun lalu, dengan lebih dari 90 persen populasi sekarang bergantung pada pemerintah untuk bantuan keuangan. Ini termasuk sekitar 1,6 juta pegawai pemerintah,” jelas Hapuhinne.
Baca: Polisi Sri Lanka Tangkap Pentolan Demo yang Gulingkan Gotabaya Rajapaksa
Inflasi Sri Lanka secara resmi diukur pada 60,8 persen pada Juli, tetapi ekonom swasta mengatakan itu lebih dari 100 persen dan kedua setelah Zimbabwe.
Lihat Juga :