Jerman Akui Kirim Lebih Banyak Sistem Roket Canggih ke Ukraina

Rabu, 27 Juli 2022 - 10:31 WIB
Menurut laporan media, sistem itu dapat menembakkan peluru kendali menggunakan sistem GPS atau rudal pelontar ranjau.

Selain Mars-II, pengiriman senjata baru juga mencakup tiga howitzer self-propelled PzH 2000, sehingga jumlah sistem artileri jarak jauh yang dikirim ke Ukraina menjadi sepuluh.

Lambrecht juga berbicara tentang lima senjata anti-pesawat “Gepard” self-propelled yang dipasok ke Ukraina.

Pada Senin, Menteri Pertahanan Ukraina Aleksey Reznikov mengkonfirmasi menerima tiga sistem seperti itu bersama dengan "puluhan ribu butir" amunisi yang cocok untuk mereka.

Jerman sebelumnya berjanji mengirimkan 30 tank pertahanan udara “Gepard” ke Ukraina.

Pengiriman pertama dari 15 tank diharapkan telah tiba sebelum akhir bulan ini, sementara 15 unit lainnya akan dikirimkan pada Agustus.

Pada Selasa, Berlin berjanji mengirim radar artileri tipe Cobra ke Ukraina pada September. “Kontrak telah ditandatangani,” papar Lambrecht kepada wartawan.

Dia menambahkan pasukan Ukraina akan segera memulai pelatihan mereka tentang “sistem yang sangat kompleks ini.”

Menurut media, Jerman juga akan mulai melatih tentara Ukraina tentang sistem rudal anti-pesawat Iris-T SLM “dalam beberapa hari.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!