Banjir Bandang Terjang Iran Selatan, 17 Tewas

Sabtu, 23 Juli 2022 - 17:28 WIB
Video yang diposting di media lokal dan media sosial menunjukkan mobil-mobil terperangkap di air sungai Roodball yang naik dan terbawa arus. Iran telah mengalami kekeringan berulang selama dekade terakhir, tetapi juga banjir biasa.

Pada 2019, banjir besar di selatan negara itu menewaskan sedikitnya 76 orang dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan lebih dari USD2 miliar. Pada Januari, setidaknya dua orang tewas dalam banjir bandang di Fars ketika hujan lebat melanda daerah itu, kata seorang pejabat setempat saat itu.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim memperkuat cuaca ekstrem, termasuk kekeringan serta potensi peningkatan intensitas badai hujan.Seperti negara-negara terdekat lainnya, Iran telah menderita musim kering kronis dan gelombang panas selama bertahun-tahun, dan ini diperkirakan akan memburuk.

Baca: Warganya Dihukum Seumur Hidup, Iran Tarik Pulang Dubes dari Swedia

Dalam beberapa bulan terakhir, demonstrasi menentang pengeringan sungai, terutama di Iran tengah dan barat daya, telah terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!