Warganya Dihukum Seumur Hidup, Iran Tarik Pulang Dubes dari Swedia
Jum'at, 22 Juli 2022 - 00:15 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
DUBAI - Kementerian Luar Negeri Iran memutuskan untuk menarik duta besar nya dari Swedia . Langkah itu diambil setelah seorang warga negara Iran dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan Swedia karena melakukan kejahatan perang dan pembunuhan selama perang Iran-Irak pada 1980-an.
Seperti dikutip dari AP, Kamis (21/7/2022), TV pemerintah Iran melaporkan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Naser Kanani mengatakan, duta besar mengambil tindakan untuk beberapa "konsultasi" atas hukuman seumur hidup untuk Hamid Noury awal bulan ini.
Baca: Pertukaran Tahanan, Belgia Akan Bebaskan Diplomat Iran Terdakwa Terorisme
Pengadilan Distrik Stockholm mengatakan bahwa Noury mengambil bagian dalam kekejaman parah pada Juli dan Agustus 1988 saat bekerja sebagai asisten Wakil Jaksa di penjara Gohardasht, di luar kota Karaj, Iran.
Pengadilan mengatakan, Noury yang berusia 61 tahun berpartisipasi "dalam eksekusi banyak tahanan politik" di Iran musim panas itu. Sepanjang persidangan, Noury membantah melakukan kesalahan dan Iran menyebut pengadilan itu "pertunjukan" berdasarkan motif politik. Noury ditangkap pada November 2019 ketika dia tiba di Stockholm dalam perjalanan wisata.
Seperti dikutip dari AP, Kamis (21/7/2022), TV pemerintah Iran melaporkan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Naser Kanani mengatakan, duta besar mengambil tindakan untuk beberapa "konsultasi" atas hukuman seumur hidup untuk Hamid Noury awal bulan ini.
Baca: Pertukaran Tahanan, Belgia Akan Bebaskan Diplomat Iran Terdakwa Terorisme
Pengadilan Distrik Stockholm mengatakan bahwa Noury mengambil bagian dalam kekejaman parah pada Juli dan Agustus 1988 saat bekerja sebagai asisten Wakil Jaksa di penjara Gohardasht, di luar kota Karaj, Iran.
Pengadilan mengatakan, Noury yang berusia 61 tahun berpartisipasi "dalam eksekusi banyak tahanan politik" di Iran musim panas itu. Sepanjang persidangan, Noury membantah melakukan kesalahan dan Iran menyebut pengadilan itu "pertunjukan" berdasarkan motif politik. Noury ditangkap pada November 2019 ketika dia tiba di Stockholm dalam perjalanan wisata.
Lihat Juga :