Warganya Dihukum Seumur Hidup, Iran Tarik Pulang Dubes dari Swedia

Jum'at, 22 Juli 2022 - 00:15 WIB
Baca: AS Tuding Rusia dan Iran Lakukan Perdagangan Manusia dan Kerja Paksa

Penahanan tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa Iran berharap untuk memanfaatkan para tahanan sebagai alat tawar-menawar untuk menekan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa agar memberikan keringanan sanksi yang diterimanya berdasarkan perjanjian nuklir 2015 yang compang-camping.

Dalam perkembangan terpisah, Iran memanggil kuasa usaha Argentina di Teheran karena larangan perjalanan yang diberlakukan Buenos Aires pada lima awak pesawat Iran setelah pesawat mereka mendarat di bandara negara Amerika selatan pada Juni.

Jaksa di Argentina mengatakan mereka meluncurkan penyelidikan untuk mencari tahu apakah anggota kru - 14 orang Venezuela dan lima orang Iran - memiliki hubungan dengan terorisme internasional atau kegiatan terlarang lainnya. Iran membantah tuduhan itu dan menganggap larangan perjalanan itu sebagai pelanggaran hak-hak kru.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!