Apa itu Virus Marburg? Virus Mematikan yang Memicu Alarm WHO

Selasa, 19 Juli 2022 - 17:49 WIB
Virus Marburg adalah Filovirus yang dapat menyebabkan virus demam berdarah (VHF) yang parah dan fatal.

Sebuah virus yang lebih terkenal dalam keluarga Filovirus adalah virus Ebola, yaman mana penyakitnya dengan virus Marburg hampir tidak dapat dibedakan secara klinis.

Virus Marburg pertama kali ditemukan pada tahun 1967 ketika terjadi wabah simultan di laboratorium Marburg dan Frankfurt Jerman, serta di Beograd di Serbia.

Para pekerja laboratorium yang jatuh sakit telah melakukan kontak dengan darah, organ, atau kultur sel monyet hijau Afrika yang diimpor dari Uganda barat laut.

Marburg umumnya dianggap sebagai virus zoonosis, yang berarti ditularkan oleh hewan. Kelelawar buah dianggap sebagai inang alami dan kera rentan, tetapi karena mereka mati dengan cepat setelah terinfeksi, mereka biasanya bukan inang.

Virus ini memiliki gejala seperti sakit kepala parah, rasa tidak enak, demam tinggi, kelemahan progresif dan cepat. Sekitar tiga hari kemudian, gejalanya meliputi diare berair, sakit perut, kram, mual, dan muntah

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Dunia, WHO Desak Pemakaian Masker Diwajibkan Lagi

Gejala menjadi semakin parah, dan setelah sekitar lima sampai tujuh hari, banyak pasien akan mengalami demam berdarah yang parah. Kasus fatal biasanya melibatkan beberapa bentuk perdarahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!