Hamas Kecam Keputusan Saudi Buka Wilayah Udara untuk Penerbangan Israel
Minggu, 17 Juli 2022 - 06:06 WIB
Sementara itu, Taha kembali menegaskan sikap gerakannya terhadap segala bentuk normalisasi hubungan antara Israel dengan negara-negara Arab dan Muslim, khususnya Arab Saudi.
Pada Jumat (15/7/2022), Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk mengizinkan "semua maskapai penerbangan yang memenuhi persyaratan otoritas" untuk terbang di wilayah udara kerajaan, sebuah keputusan yang akan memungkinkan maskapai penerbangan Israel untuk terbang di seluruh negeri.
Baca: Arab Saudi Dilaporkan Izinkan Seluruh Penerbangan dari Israel
Setelah pengumuman ini, Presiden Amerika Serikat Joe Biden terbang langsung dari Tel Aviv ke Jeddah. "Hari ini, saya akan menjadi presiden pertama Amerika Serikat yang terbang dari Israel ke Jeddah, Arab Saudi," kata Biden.
“Saat kami menandai momen penting ini, keputusan Arab Saudi dapat membantu membangun momentum menuju integrasi lebih lanjut Israel ke kawasan itu, termasuk dengan Arab Saudi,” tambah Biden.
Pada Jumat (15/7/2022), Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk mengizinkan "semua maskapai penerbangan yang memenuhi persyaratan otoritas" untuk terbang di wilayah udara kerajaan, sebuah keputusan yang akan memungkinkan maskapai penerbangan Israel untuk terbang di seluruh negeri.
Baca: Arab Saudi Dilaporkan Izinkan Seluruh Penerbangan dari Israel
Setelah pengumuman ini, Presiden Amerika Serikat Joe Biden terbang langsung dari Tel Aviv ke Jeddah. "Hari ini, saya akan menjadi presiden pertama Amerika Serikat yang terbang dari Israel ke Jeddah, Arab Saudi," kata Biden.
“Saat kami menandai momen penting ini, keputusan Arab Saudi dapat membantu membangun momentum menuju integrasi lebih lanjut Israel ke kawasan itu, termasuk dengan Arab Saudi,” tambah Biden.
(esn)
Lihat Juga :