Sri Lanka Kacau Balau, AS Salahkan Rusia
Senin, 11 Juli 2022 - 09:13 WIB
"Meningkatnya kerawanan pangan di seluruh dunia telah diperburuk secara signifikan oleh agresi Rusia terhadap Ukraina," ujar Blinken, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (11/7/2022).
Blinken mengulangi seruannya pada Moskow untuk mengizinkan 20 juta ton gandum meninggalkan pelabuhan Ukraina yang, menurutnya, diblokir oleh pasukan Rusia sebagai bagian dari ofensif militer mereka.
Dia juga menambahkan, di Thailand, harga pupuk telah “melayang tinggi” karena dugaan blokade.
Rusia, sementara itu, menyangkal semua tuduhan memblokir ekspor makanan dari Ukraina. Moskow mengatakan telah menawarkan perjalanan yang aman bagi kapal-kapal barang tetapi Ukraina mencegah kapal sipil meninggalkan pelabuhan, termasuk Odessa.
Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan beberapa negara mencoba menggunakan masalah keamanan pangan dengan cara yang paling buruk dengan menyalahkan Moskow.
Sekadar diketahui, Sri Lanka gagal bayar utang luar negerinya pada Mei untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.
Blinken mengulangi seruannya pada Moskow untuk mengizinkan 20 juta ton gandum meninggalkan pelabuhan Ukraina yang, menurutnya, diblokir oleh pasukan Rusia sebagai bagian dari ofensif militer mereka.
Dia juga menambahkan, di Thailand, harga pupuk telah “melayang tinggi” karena dugaan blokade.
Rusia, sementara itu, menyangkal semua tuduhan memblokir ekspor makanan dari Ukraina. Moskow mengatakan telah menawarkan perjalanan yang aman bagi kapal-kapal barang tetapi Ukraina mencegah kapal sipil meninggalkan pelabuhan, termasuk Odessa.
Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan beberapa negara mencoba menggunakan masalah keamanan pangan dengan cara yang paling buruk dengan menyalahkan Moskow.
Sekadar diketahui, Sri Lanka gagal bayar utang luar negerinya pada Mei untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.
Lihat Juga :