Bashar Assad Kunjungi Wilayah Aleppo yang Pernah Dikuasai Pemberontak
Sabtu, 09 Juli 2022 - 13:45 WIB
Saat ini, sebagian wilayah Suriah yang dikuasai pemerintah mengalami pemadaman listrik lebih dari 12 jam sehari karena produksi jauh lebih sedikit daripada kebutuhan negara. Infrastruktur Suriah mengalami banyak kerusakan selama konflik 11 tahun.
Baca: Presiden Assad: Rusia dan Suriah Berperang Melawan Musuh yang Sama
SANA juga mengatakan, Assad meresmikan bagian dari pembangkit listrik Aleppo yang telah direnovasi dan siap menghasilkan hingga 200 megawatt. Laporan itu mengatakan pekerjaan sedang dilakukan untuk memperbaiki bagian lain dari stasiun.
Pasukan pemerintah Suriah sekarang menguasai sebagian besar negara itu, berkat sekutu Rusia dan Iran, yang telah membantu memberikan keseimbangan kekuatan yang menguntungkan Assad. Perang saudara yang dimulai pada 2011 telah menewaskan ratusan ribu orang, membuat setengah penduduk negara itu kehilangan tempat tinggal dan membuat sebagian besar Suriah hancur.
Perdana Menteri Suriah Hussein Arnous baru-baru ini mengatakan kepada parlemen bahwa kebutuhan negara itu sekitar 7.000 megawatt tetapi stasiun hanya menghasilkan sedikit di atas 2.500 megawatt.
Baca: Presiden Assad: Rusia dan Suriah Berperang Melawan Musuh yang Sama
SANA juga mengatakan, Assad meresmikan bagian dari pembangkit listrik Aleppo yang telah direnovasi dan siap menghasilkan hingga 200 megawatt. Laporan itu mengatakan pekerjaan sedang dilakukan untuk memperbaiki bagian lain dari stasiun.
Pasukan pemerintah Suriah sekarang menguasai sebagian besar negara itu, berkat sekutu Rusia dan Iran, yang telah membantu memberikan keseimbangan kekuatan yang menguntungkan Assad. Perang saudara yang dimulai pada 2011 telah menewaskan ratusan ribu orang, membuat setengah penduduk negara itu kehilangan tempat tinggal dan membuat sebagian besar Suriah hancur.
Perdana Menteri Suriah Hussein Arnous baru-baru ini mengatakan kepada parlemen bahwa kebutuhan negara itu sekitar 7.000 megawatt tetapi stasiun hanya menghasilkan sedikit di atas 2.500 megawatt.
(esn)
Lihat Juga :