Polisi Belanda Tembaki Petani yang Berunjuk Rasa
Rabu, 06 Juli 2022 - 17:31 WIB
Reformasi tersebut kemungkinan akan memukul industri pertanian dengan keras, karena pupuk mengandung nitrogen oksida dalam jumlah besar, dan ternak menghasilkan amonia dalam urin dan feses mereka.
Petani mungkin terpaksa mengurangi jumlah ternak atau menghentikan operasi sama sekali.
Banyak yang khawatir reformasi hanya akan membuat mereka gulung tikar, mendorong demonstrasi intens dalam beberapa pekan terakhir, termasuk blokade yang dipimpin petani di pusat transportasi utama.
Baca juga: Peretas Rusia Bocorkan Data 1.000 Perwira Intelijen Militer Ukraina
Akhir bulan lalu, Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte mengatakan petani memiliki hak memprotes, tetapi memperingatkan pemerintah tidak akan membiarkan mereka "menciptakan situasi berbahaya" atau "mengintimidasi pejabat," bahasa yang dipakai polisi di Heerenveen setelah penembakan Selasa.
Petani mungkin terpaksa mengurangi jumlah ternak atau menghentikan operasi sama sekali.
Banyak yang khawatir reformasi hanya akan membuat mereka gulung tikar, mendorong demonstrasi intens dalam beberapa pekan terakhir, termasuk blokade yang dipimpin petani di pusat transportasi utama.
Baca juga: Peretas Rusia Bocorkan Data 1.000 Perwira Intelijen Militer Ukraina
Akhir bulan lalu, Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte mengatakan petani memiliki hak memprotes, tetapi memperingatkan pemerintah tidak akan membiarkan mereka "menciptakan situasi berbahaya" atau "mengintimidasi pejabat," bahasa yang dipakai polisi di Heerenveen setelah penembakan Selasa.
(sya)
Lihat Juga :