Profil Geert Wilders, Penghina Nabi Muhammad dari Belanda

Senin, 04 Juli 2022 - 16:00 WIB
Pendidikannya dimulai di sekolah menengah di kota kelahirannya, Venlo. Di bangku perkuliahan, ia mengambil sejumlah kelas hukum di Universitas Terbuka di Belanda.

Baca juga: Belarusia Ingin Sebar Nuklir Rusia untuk Tandingi Senjata Atom AS di Polandia

Pandangan anti-Islam yang kerap dilancarkannya dalam berpolitik mulai muncul ketika ia tinggal di Israel dari tahun 1981 hingga 1983.

Pada masa itu, ia kerap melakukan perjalanan ke negara-negara Muslim di kawasan Timur Tengah. Perjalanan itulah yang membentuk pandangan anti-Islam Wilders.

Wilders rupanya tidak langsung berkiprah di dunia politik. Sebelumnya, ia sempat bekerja di industri asuransi kesehatan.

Barulah pada 1997, ia terpilih menjadi anggota Dewan Kota Utrecht sebagai anggota Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (Volkspartij voor Vrijheid en Demokratie atau VVD). Satu tahun setelahnya, Wilders terpilih menjadi anggota parlemen.

Awalnya ketika terpilih sebagai anggota parlemen, karier Wilders tidak terlalu menonjol. Namun pada awal 2000-an, banyak berkembang pemikiran terhadap anti-Islam di Belanda, yang kemudian menjadi kesempatan bagi Wilders untuk menyebarkan pahamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!