Erdogan: Turki Terus Perkuat Angkatan Bersenjatanya Jadi Terkuat di Dunia

Sabtu, 02 Juli 2022 - 04:38 WIB
Erdogan juga mengatakan bahwa beberapa negara NATO tidak mendukung perjuangan Ankara melawan terorisme. Sehubungan dengan hasil KTT NATO di Madrid, Presiden Turki mengatakan bahwa jika Swedia atau Finlandia mencoba untuk menunda implementasi komitmen mereka atau munafik, Turki akan kembali ke posisi semula pada ekspansi aliansi.

Pemimpin Turki itu keberatan dengan keinginan Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO dengan alasan kedua negara itu menjadi tempat berlindung apa yang dia sebut sebagai "kelompok teroris", yakni para anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Turki telah menetapkan PKK sebagai kelompok teroris dan mendesak Swedia dan Finlandia untuk mendeportasi semua anggota PKK ke Turki.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!