Erdogan: Turki Terus Perkuat Angkatan Bersenjatanya Jadi Terkuat di Dunia

Sabtu, 02 Juli 2022 - 04:38 WIB
loading...
Erdogan: Turki Terus...
Presiden Recep Tayyip Erdogan klaim Angkatan Bersenjata Turki akan menjadi yang terkuat di dunia. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan terus memperkuat Angkatan Bersenjata-nya hingga menjadi yang terkuat di dunia.

“Tingkat keberhasilan operasi enam tahun terakhir memberikan setiap alasan untuk memasukkan Angkatan Bersenjata Turki di antara tentara terkuat di dunia. Kami akan terus mengambil langkah-langkah untuk memperkuat Angkatan Bersenjata, menjadikannya yang terkuat di dunia," ujarnya.

"Dalam perjalanan pengembangan Turki lebih lanjut, kami sangat mementingkan peningkatan kemampuan pencegahan Angkatan Bersenjata Turki," lanjut Erdogan di Universitas Pertahanan Nasional, seperti dikutip kantor berita Anadolu, Sabtu (2/7/2022).

Erdogan mencatat bahwa meskipun kekurangan personel tertentu, Angkatan Bersenjata negaranya terus menunjukkan keberhasilan baru.

Baca juga: Erdogan: Eropa Sedang Panik!

Selain itu, kekuatan militer Turki juga terlihat di bidang pemberantasan terorisme, termasuk dalam konteks operasi lintas batas.

"Perang melawan terorisme akan terus berlanjut sampai ancaman ini benar-benar hilang," kata presiden.

Erdogan mencatat bahwa mitra asing tertarik pada latihan militer Turki. Secara khusus, dia mengatakan bahwa 39 negara, termasuk Amerika Serikat (AS), berpartisipasi dalam latihan EFES terbaru di Turki.

"Turki dan rakyatnya siap berkontribusi untuk kemenangan di belahan dunia mana pun. Kami telah menunjukkan ini di Azerbaijan dan Libya," imbuh Erdogan.

Erdogan juga mengatakan bahwa beberapa negara NATO tidak mendukung perjuangan Ankara melawan terorisme. Sehubungan dengan hasil KTT NATO di Madrid, Presiden Turki mengatakan bahwa jika Swedia atau Finlandia mencoba untuk menunda implementasi komitmen mereka atau munafik, Turki akan kembali ke posisi semula pada ekspansi aliansi.

Pemimpin Turki itu keberatan dengan keinginan Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO dengan alasan kedua negara itu menjadi tempat berlindung apa yang dia sebut sebagai "kelompok teroris", yakni para anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Turki telah menetapkan PKK sebagai kelompok teroris dan mendesak Swedia dan Finlandia untuk mendeportasi semua anggota PKK ke Turki.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved