Ketegangan AS-China Soal Covid-19 Bisa Berubah Jadi Perang Terbuka
Minggu, 26 April 2020 - 03:58 WIB
“Saat ini, sangat penting untuk fokus pada tugas untuk memulai kembali secara sistematis Amerika, dan kemudian juga ekonomi global. Akan ada waktu untuk menyalahkan," sambungnya.
Pompeo bukan satu-satunya pemimpin dunia dengan China di garis bidiknya. Presiden AS, Donald Trump bersikeras mendeskripsikan Covid-19 sebagai “virus China,” meskipun ada kritik yang menyebut label itu rasis.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron juga mempertanyakan penanganan China terhadap wabah itu, dengan mengatakan itu naif untuk menyarankan bahwa ia telah menangani krisis dengan baik.
Casin mengatakan ia memperkirakan adanya ketegangan lebih lanjut antara Washington dan Beijing, terutama setelah pernyataan Pompeo.
"Adapun aspek militer dari masalah ini, AS memiliki kekuatan militer terbesar di dunia dengan pengeluaran pertahanan tahunan sebesar USD 700 miliar. China telah meningkatkan pengeluaran pertahanannya menjadi USD 181 miliar, nomor dua setelah AS," ucapnya.
Pompeo bukan satu-satunya pemimpin dunia dengan China di garis bidiknya. Presiden AS, Donald Trump bersikeras mendeskripsikan Covid-19 sebagai “virus China,” meskipun ada kritik yang menyebut label itu rasis.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron juga mempertanyakan penanganan China terhadap wabah itu, dengan mengatakan itu naif untuk menyarankan bahwa ia telah menangani krisis dengan baik.
Casin mengatakan ia memperkirakan adanya ketegangan lebih lanjut antara Washington dan Beijing, terutama setelah pernyataan Pompeo.
"Adapun aspek militer dari masalah ini, AS memiliki kekuatan militer terbesar di dunia dengan pengeluaran pertahanan tahunan sebesar USD 700 miliar. China telah meningkatkan pengeluaran pertahanannya menjadi USD 181 miliar, nomor dua setelah AS," ucapnya.
Lihat Juga :