Intervensi Raja Salman Tak Mempan, Napi Pembunuh di Saudi Dieksekusi

Rabu, 24 Juni 2020 - 00:46 WIB
Hadi bin Kadamah mengingat detail perselisihan yang terjadi antara dia dan sepupunya, Sultan. "Perselisihan antara kami berubah menjadi pertukaran beberapa tikaman. Ketika sepupu saya jatuh ke tanah, dia masih hidup. Saya membawanya ke fasilitas medis terdekat di Dhahran tempat dia meninggal karena luka-lukanya," lanjut surat tersebut.

Dalam surat itu, Hadi bin Kadamah memohon kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman, serta kepada emir wilayah Asir, semua tokoh dan kepala suku terkemuka untuk membantunya dibebaskan.

Terlepas dari semua upaya semua itu, keluarga korban tetap menolak untuk memberikan ampunan dan bersikeras untuk eksekusi mati. (Baca: Iran Bersiap Eksekusi Agen Mossad yang Terlibat Pembunuhan Soleimani )

Akun Twitter milik suku Qahtan mengungkapkan sebelumnya bahwa emir wilayah Asir, Pangeran Turki bin Talal, pergi ke keluarga korban sesaat sebelum eksekusi. Dia mencoba membujuk keluarga korban untuk menerima uang darah dan memaafkan si pembunuh.

Sejumlah kepala suku juga mengunjungi keluarga korban beberapa jam sebelum eksekusi. Namun, tetap saja semua upaya itu tidak berhasil. Bahkan, para aktivis yang meminta pembebasannya juga tidak membuahkan hasil. (Baca juga: Dokter Reisa Jelaskan Penggunaan Dexamethasone Sesuai Saran WHO )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!