Turki Batalkan Latihan NATO di Laut Hitam, Beri Alasan Sangat Tegas
Rabu, 01 Juni 2022 - 16:01 WIB
Ukraina juga dijadwalkan mengambil bagian dalam latihan sebelum Moskow meluncurkan serangannya, setelah berpartisipasi dalam Trojan Footprint tahun 2021.
Pengawasan udara NATO di sepanjang Laut Hitam juga diintensifkan pada April, dengan jet tempur Belanda dikerahkan untuk mendukung Angkatan Udara Bulgaria mengikuti serangkaian langkah serupa untuk menopang "sayap timur" aliansi tersebut.
Cavusoglu melanjutkan dengan berargumen bahwa peran Turki sebagai perantara antara Moskow dan Kiev “diterima” banyak negara lain.
Dia bersikeras bahwa Ankara hanya akan menyetujui sanksi terhadap Rusia jika sanksi itu dimandatkan oleh PBB.
“Semua orang sekarang dapat menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang mereka inginkan. Itu urusan mereka. Kami telah memilih peran mediator, kami mencoba membuat segalanya lebih mudah,” tegas dia.
Komentar menteri luar negeri muncul satu hari setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melayangkan tawaran baru untuk negosiasi antara Moskow dan Kiev di Istanbul.
Erdogan membuat proposal negosiasi selama panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pengawasan udara NATO di sepanjang Laut Hitam juga diintensifkan pada April, dengan jet tempur Belanda dikerahkan untuk mendukung Angkatan Udara Bulgaria mengikuti serangkaian langkah serupa untuk menopang "sayap timur" aliansi tersebut.
Cavusoglu melanjutkan dengan berargumen bahwa peran Turki sebagai perantara antara Moskow dan Kiev “diterima” banyak negara lain.
Dia bersikeras bahwa Ankara hanya akan menyetujui sanksi terhadap Rusia jika sanksi itu dimandatkan oleh PBB.
“Semua orang sekarang dapat menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang mereka inginkan. Itu urusan mereka. Kami telah memilih peran mediator, kami mencoba membuat segalanya lebih mudah,” tegas dia.
Komentar menteri luar negeri muncul satu hari setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melayangkan tawaran baru untuk negosiasi antara Moskow dan Kiev di Istanbul.
Erdogan membuat proposal negosiasi selama panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
(sya)
Lihat Juga :