Ukraina Tuding Rusia Gunakan Bom Termobarik Mematikan
Minggu, 29 Mei 2022 - 13:54 WIB
Bomtermobarik, kadang-kadang disebut bom vakum, adalah bahan peledak berenergi tinggi yang mengonsumsi oksigen dari udara di sekitarnya. Ini menciptakan ledakan bersuhu lebih tinggi dan durasi lebih lama, gelombang ledakan bertekanan lebih tinggi daripada bom konvensional, membuatnya sangat mematikan di lingkungan perkotaan.
Analis senior di Australian Strategic Policy Institute, Dr Marcus Hellyer, mengatakan kepada The Guardian betapa dahsyatnya senjata itu.
Dia mengatakan senjata termobarik efektif pada "tujuan khusus "mereka" terutama menghancurkan posisi pertahanan".
“Mereka tidak ilegal meskipun efeknya bisa sangat mengerikan, karena efeknya menciptakan ruang hampa dan menyedot udara keluar dari paru-paru para pemain bertahan,” iamenambahkan.
Baca juga: Gara-gara Perang, Gereja Ortodoks Ukraina Pilih Merdeka Patriarkat Rusia
Sementara itu, dikutip dari New York Post, pasukan Rusia pada Jumat malam merebut kota Liman, pusat kereta api sekitar 35 mil sebelah barat Severodonetsk, tempat persembunyian terakhir Ukraina di Oblast Luhansk.
Pasukan Rusia juga terus bekerja untuk mengepung Severodonetsk, sementara menembaki kota itu pada hari Jumat.
“Ada pertempuran di pinggiran kota. Penembakan artileri besar-besaran tidak berhenti, siang dan malam,” kata Wali Kota Oleksandr Striuk.
Analis senior di Australian Strategic Policy Institute, Dr Marcus Hellyer, mengatakan kepada The Guardian betapa dahsyatnya senjata itu.
Dia mengatakan senjata termobarik efektif pada "tujuan khusus "mereka" terutama menghancurkan posisi pertahanan".
“Mereka tidak ilegal meskipun efeknya bisa sangat mengerikan, karena efeknya menciptakan ruang hampa dan menyedot udara keluar dari paru-paru para pemain bertahan,” iamenambahkan.
Baca juga: Gara-gara Perang, Gereja Ortodoks Ukraina Pilih Merdeka Patriarkat Rusia
Sementara itu, dikutip dari New York Post, pasukan Rusia pada Jumat malam merebut kota Liman, pusat kereta api sekitar 35 mil sebelah barat Severodonetsk, tempat persembunyian terakhir Ukraina di Oblast Luhansk.
Pasukan Rusia juga terus bekerja untuk mengepung Severodonetsk, sementara menembaki kota itu pada hari Jumat.
“Ada pertempuran di pinggiran kota. Penembakan artileri besar-besaran tidak berhenti, siang dan malam,” kata Wali Kota Oleksandr Striuk.
Lihat Juga :