Gagal Taklukkan Ukraina, Putin Hilang Kepercayaan dan Pecat Jenderal Rusia
Kamis, 19 Mei 2022 - 23:22 WIB
Dan itu terjadi di tengah keyakinan yang berkembang bahwa sekarang Putin sendiri yang mengarahkan keputusan taktis militernya karena pasukan Rusia terus gagal memenuhi tujuan mereka, terutama merebut kendali pemerintah Ukraina, sementara menghadapi tekanan yang meningkat di dalam negeri.
“Budaya menutup-nutupi dan mencari kambing hitam mungkin lazim dalam sistem militer dan keamanan Rusia,” menurut penilaian tersebut.
“Banyak pejabat yang terlibat dalam invasi ke Ukraina kemungkinan akan semakin terganggu oleh upaya untuk menghindari kesalahan pribadi atas kemunduran operasional Rusia," sambung penilaian itu seperti dikutip dari US News, Kamis (19/5/2022).
Penilaian tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kemungkinan akan menempatkan tekanan lebih lanjut pada model komando dan kontrol terpusat Rusia, karena para perwira semakin berusaha untuk menunda keputusan penting kepada atasan mereka.
“Akan sulit bagi Rusia untuk mendapatkan kembali inisiatif dalam kondisi ini,” bunyi laporan itu.
Para pejabat Ukraina selama berminggu-minggu menggembar-gemborkan laporan dan gambar di media sosial yang diduga menunjukkan perwira umum Rusia di antara korban medan perang, termasuk satu contoh yang dibagikan secara luas pada bulan Maret lalu di mana mayat seorang jenderal tampaknya tertinggal di lumpur ketika pasukannya sendiri dipindahkan.
Baca juga: Jika Putin Mengebom Nuklir Barat, Tamat Riwayat Rusia
“Budaya menutup-nutupi dan mencari kambing hitam mungkin lazim dalam sistem militer dan keamanan Rusia,” menurut penilaian tersebut.
“Banyak pejabat yang terlibat dalam invasi ke Ukraina kemungkinan akan semakin terganggu oleh upaya untuk menghindari kesalahan pribadi atas kemunduran operasional Rusia," sambung penilaian itu seperti dikutip dari US News, Kamis (19/5/2022).
Penilaian tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kemungkinan akan menempatkan tekanan lebih lanjut pada model komando dan kontrol terpusat Rusia, karena para perwira semakin berusaha untuk menunda keputusan penting kepada atasan mereka.
“Akan sulit bagi Rusia untuk mendapatkan kembali inisiatif dalam kondisi ini,” bunyi laporan itu.
Para pejabat Ukraina selama berminggu-minggu menggembar-gemborkan laporan dan gambar di media sosial yang diduga menunjukkan perwira umum Rusia di antara korban medan perang, termasuk satu contoh yang dibagikan secara luas pada bulan Maret lalu di mana mayat seorang jenderal tampaknya tertinggal di lumpur ketika pasukannya sendiri dipindahkan.
Baca juga: Jika Putin Mengebom Nuklir Barat, Tamat Riwayat Rusia
Lihat Juga :