Rusia Tolak Tawaran Turki Evakuasi Tentara Ukraina dari Pabrik Baja Mariupol
Minggu, 15 Mei 2022 - 20:30 WIB
Menurut Kalin, hambatan utama bagi rencana itu adalah penolakan Rusia untuk melanjutkannya. Namun, sikap itu mungkin berubah karena posisi Rusia "berubah dari hari ke hari”.
Baca: Dubes Antonov: Diplomat Rusia di AS Terancam dan Didorong untuk Berkhianat
"Mereka melihat situasi keamanan di lapangan dan dinamika lainnya, negosiasi mereka, koordinasi internal mereka sendiri. Jadi terkadang sulit untuk mendapatkan tanggapan tegas [atau] komitmen dari kedua belah pihak," tambahnya.
Juru bicara kepresidenan menegaskan kembali bahwa "Perahu itu masih di Istanbul. Kapal itu siap untuk berlayar tetapi kami menunggu izin terakhir dari pihak Rusia dan Ukraina untuk membawanya ke Berdyansk dan membawa tentara yang terluka itu ke Turki."
Sepanjang invasi Rusia ke Ukraina dan konflik yang sedang berlangsung, Turki telah memposisikan dirinya sebagai mediator antara Kiev dan Moskow, memfasilitasi negosiasi dan tampaknya hampir membawa mereka ke jalur proses perdamaian beberapa kali. Usulan Ankara untuk menyelamatkan tentara Ukraina yang terluka dari pabrik baja dipandang sebagai upaya terbaru untuk menengahi.
Baca: Dubes Antonov: Diplomat Rusia di AS Terancam dan Didorong untuk Berkhianat
"Mereka melihat situasi keamanan di lapangan dan dinamika lainnya, negosiasi mereka, koordinasi internal mereka sendiri. Jadi terkadang sulit untuk mendapatkan tanggapan tegas [atau] komitmen dari kedua belah pihak," tambahnya.
Juru bicara kepresidenan menegaskan kembali bahwa "Perahu itu masih di Istanbul. Kapal itu siap untuk berlayar tetapi kami menunggu izin terakhir dari pihak Rusia dan Ukraina untuk membawanya ke Berdyansk dan membawa tentara yang terluka itu ke Turki."
Sepanjang invasi Rusia ke Ukraina dan konflik yang sedang berlangsung, Turki telah memposisikan dirinya sebagai mediator antara Kiev dan Moskow, memfasilitasi negosiasi dan tampaknya hampir membawa mereka ke jalur proses perdamaian beberapa kali. Usulan Ankara untuk menyelamatkan tentara Ukraina yang terluka dari pabrik baja dipandang sebagai upaya terbaru untuk menengahi.
(esn)
Lihat Juga :