Ukraina Klaim Jenderal Top Rusia Dicopot karena Invasi Tak Mulus
Sabtu, 14 Mei 2022 - 01:01 WIB
Baca juga: Erdogan Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO karena Banyak Teroris
Ukraina dan negara-negara Barat selama ini menilai Angkatan Bersenjata Rusia telah mengalami beberapa kemunduran besar dalam perang mereka, gagal merebut Kiev sejak dini dan menanggung kerugian besar–-baik dalam nyawa maupun peralatan tempur.
Namun, Moskow menyatakan bahwa militernya memang ditarik mundur dari Kiev karena tahap pertama operasi militer khususnya selesai dan ingin fokus pada "pembebasan" Donbass, wilayah Ukraina timur yang jadi medan tempur antara separatis pro-Moskow dengan pasukan Ukraina selama delapan tahun terakhir.
Kurangnya keuntungan Rusia, sebagaimana klaim Ukraina dan negara-negara Barat, telah menyebabkan spekulasi bahwa Putin merencanakan pembersihan para pemimpin militer yang disalahkan atas kegagalan tersebut.
Saluran Telegram yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri Ukraina telah mengeklaim bahwa dua komandan lagi telah dipecat karena kerugian di medan perang.
Ukraina dan negara-negara Barat selama ini menilai Angkatan Bersenjata Rusia telah mengalami beberapa kemunduran besar dalam perang mereka, gagal merebut Kiev sejak dini dan menanggung kerugian besar–-baik dalam nyawa maupun peralatan tempur.
Namun, Moskow menyatakan bahwa militernya memang ditarik mundur dari Kiev karena tahap pertama operasi militer khususnya selesai dan ingin fokus pada "pembebasan" Donbass, wilayah Ukraina timur yang jadi medan tempur antara separatis pro-Moskow dengan pasukan Ukraina selama delapan tahun terakhir.
Kurangnya keuntungan Rusia, sebagaimana klaim Ukraina dan negara-negara Barat, telah menyebabkan spekulasi bahwa Putin merencanakan pembersihan para pemimpin militer yang disalahkan atas kegagalan tersebut.
Saluran Telegram yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri Ukraina telah mengeklaim bahwa dua komandan lagi telah dipecat karena kerugian di medan perang.
Lihat Juga :