Intelijen Inggris: Amunisi Presisi Rusia Telah Sangat Menipis
Senin, 09 Mei 2022 - 13:58 WIB
"Ini telah memaksa penggunaan amunisi yang sudah tersedia tetapi sudah tua yang kurang dapat diandalkan, kurang akurat, dan lebih mudah dicegat. Rusia kemungkinan akan berjuang untuk mengganti persenjataan presisi yang telah dikeluarkannya."
"Selain itu, invasi Rusia ke Ukraina telah mengungkapkan kekurangan dalam kemampuannya untuk melakukan serangan presisi dalam skala besar. Rusia telah menjadikan kota-kota Ukraina untuk pengeboman yang intens dan tanpa pandang bulu dengan sedikit atau tanpa memperhatikan korban sipil,” imbuh laporan tersebut seperti dikutip The Jerusalem Post.
Sementara itu, militer Ukraina mengonfirmasi bahwa Rusia melanjutkan agresi bersenjata skala penuh untuk membangun kontrol penuh atas oblast Donetsk dan Luhansk. "Dan menciptakan koridor darat antara daratan Rusia dan Crimea yang diduduki," tulis Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina di halam Facebook-nya, pagi ini.
Menurut posting militer tersebut, serangan utama Rusia terjadi di arah Slobozhansky dan Donetsk, tetapi masih ada kemungkinan besar serangan rudal di seluruh Ukraina.
Rusia juga mengerahkan pasukan di daerah Izium untuk menyerang ke selatan menuju kota oblast Kharkiv Sulyhivka, Nova Dmytrivka dan Kurulka.
"Selain itu, invasi Rusia ke Ukraina telah mengungkapkan kekurangan dalam kemampuannya untuk melakukan serangan presisi dalam skala besar. Rusia telah menjadikan kota-kota Ukraina untuk pengeboman yang intens dan tanpa pandang bulu dengan sedikit atau tanpa memperhatikan korban sipil,” imbuh laporan tersebut seperti dikutip The Jerusalem Post.
Sementara itu, militer Ukraina mengonfirmasi bahwa Rusia melanjutkan agresi bersenjata skala penuh untuk membangun kontrol penuh atas oblast Donetsk dan Luhansk. "Dan menciptakan koridor darat antara daratan Rusia dan Crimea yang diduduki," tulis Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina di halam Facebook-nya, pagi ini.
Menurut posting militer tersebut, serangan utama Rusia terjadi di arah Slobozhansky dan Donetsk, tetapi masih ada kemungkinan besar serangan rudal di seluruh Ukraina.
Rusia juga mengerahkan pasukan di daerah Izium untuk menyerang ke selatan menuju kota oblast Kharkiv Sulyhivka, Nova Dmytrivka dan Kurulka.
Lihat Juga :