Sebut Islam Ideologi Intoleransi, Akun Twitter Politisi Anti Islam Dibatasi

Selasa, 26 April 2022 - 17:28 WIB
Twitter membatasi akun politisi anti Islam Belanda Geert Wilders setelah menyebut Islam ideologi intoleransi. Foto/Kolase/Sindonews
AMSTERDAM - Raksasa media sosial, Twitter , dikabarkan untuk sementara membatasi akun politisi sayap kanan Belanda yang anti Islam Geert Wilders. Itu dilakukan setelah pemimpin partai Partij voor de Vrijheid (Partai untuk Kebebasan) memposting tweet yang melanggar aturan Islamofobia .

Wilders rupanya menarik kemarahan Twitter setelah menanggapi tweet Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang memimpin Liga Muslim Pakistan.



“Anda tahu apa yang menyakitkan Perdana Menteri @CMShehbaz, adalah kekerasan dari ideologi intoleran yang disebut Islam, fatwa dan ancaman pembunuhan oleh orang-orang dari (Pakistan), yang diilhami oleh nabi palsu (Muhammad). Kami selalu memilih kebebasan daripada Muhammadiyah. Dan Anda tidak akan pernah menang,” demikian bunyi cuitan tersebut, Wilders mengatakan kepada situs berita Belanda RTL Nieuws seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (26/4/2022).

Baca juga: Kerusuhan Terkait Rencana Pembakaran Al-Quran di Swedia Berlanjut
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!