Cegah Gelombang Kedua Pandemi Corona, Jerman Ogah Cabut Lockdown

Jum'at, 24 April 2020 - 20:29 WIB
Schaade memperingatkan bahwa terlalu tergesa-gesa dalam mengangkat lockdown dapat menyebabkan peningkatan cepat pada kasus COVID-19 yang baru, membebani sistem kesehatan secara berlebihan dan menyebabkan banyak kematian.

“Kami telah melihat ini di negara lain. Dan kita telah melihat seberapa cepat ini bisa terjadi,” ujarnya.

Menurut perusahaan analisis data Risklayer dan Institut Teknologi Karlsruhe korban tewas akibat virus Corona di Jerman mencapai 5.575 pada hari Jumat, sementara jumlah total kasus mendekati 154 ribu.

Robert Koch Institute telah melaporkan hampir 107 ribu orang telah pulih dari virus COVID-19 sejauh ini.

Jerman memiliki penghitungan tertinggi kelima infeksi COVID-19 di dunia, di belakang Amerika Serikat (AS), Spanyol, Italia, dan Prancis. Namun jumlah kematiannya masih jauh lebih rendah daripada negara-negara lain yang dilanda bencana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!