Rusia Ancam Sebar Senjata Nuklir di Jantung Eropa Jika Swedia-Finlandia Gabung NATO
Jum'at, 15 April 2022 - 00:22 WIB
Medvedev juga secara eksplisit mengangkat ancaman nuklir dengan mengatakan bahwa tidak akan ada lagi pembicaraan tentang Baltik yang "bebas nuklir" - di mana Rusia memiliki eksklave Kaliningrad yang diapit di antara Polandia dan Lithuania.
"Tidak ada lagi pembicaraan tentang status bebas nuklir untuk Baltik - keseimbangan harus dipulihkan," kata Medvedev, seperti dikutip dari Reuters.
Medvedev yang menjabat sebagai Presiden Rusia dari 2008 hingga 2012 mengatakan, dia berharap Finlandia dan Swedia akan mengambil keputusan yang masuk akal. Jika tidak, katanya, mereka harus hidup dengan senjata nuklir dan rudal hipersonik di dekat rumah.
Baca: Finlandia Akan Gerak Cepat Bikin Keputusan soal Gabung NATO
Rusia memiliki persenjataan hulu ledak nuklir terbesar di dunia dan bersama dengan China dan Amerika Serikat adalah salah satu pemimpin global dalam teknologi rudal hipersonik.
"Tidak ada lagi pembicaraan tentang status bebas nuklir untuk Baltik - keseimbangan harus dipulihkan," kata Medvedev, seperti dikutip dari Reuters.
Medvedev yang menjabat sebagai Presiden Rusia dari 2008 hingga 2012 mengatakan, dia berharap Finlandia dan Swedia akan mengambil keputusan yang masuk akal. Jika tidak, katanya, mereka harus hidup dengan senjata nuklir dan rudal hipersonik di dekat rumah.
Baca: Finlandia Akan Gerak Cepat Bikin Keputusan soal Gabung NATO
Rusia memiliki persenjataan hulu ledak nuklir terbesar di dunia dan bersama dengan China dan Amerika Serikat adalah salah satu pemimpin global dalam teknologi rudal hipersonik.
Lihat Juga :