Bolton: Trump Pikir Keren Menginvasi Venezuela, tapi Batal karena Putin
Kamis, 18 Juni 2020 - 10:35 WIB
"Bukan ide yang buruk Tuan Presiden @realDonaldTrump. Bukan ide yang buruk," lanjut dia via akun @DanielDiMartino.
Memoar itu dijadwalkan untuk diterbitkan pada 23 Juni, tetapi telah ditahan karena ada gugatan dari administrasi Trump dengan klaim bahwa buku itu memuat informasi rahasia.
Bolton, yang dipekerjakan oleh Trump pada April 2018, telah menjadi pendukung garis keras perubahan rezim di Iran dan pendorong AS untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Baca: Trump: Bolton Akan Melanggar Hukum Jika Dia Terbitkan Buku )
Pada Januari 2019, Trump mengakui politisi oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela atas desakan Bolton. Namun, menurut bocoran buku Bolton, Washington menjadi ragu dengan dungan itu karena Guaido terlihat lemah dan kekanak-kanakan di sebelah Maduro yang tangguh.
Jurnalis The Washington Post, Ashley Parker, juga mengutip bocoran memoar Bolton yang menyebut Trump menggambarkan invasi terhadap Venezuela sebagai aksi yang keren.
Memoar itu dijadwalkan untuk diterbitkan pada 23 Juni, tetapi telah ditahan karena ada gugatan dari administrasi Trump dengan klaim bahwa buku itu memuat informasi rahasia.
Bolton, yang dipekerjakan oleh Trump pada April 2018, telah menjadi pendukung garis keras perubahan rezim di Iran dan pendorong AS untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Baca: Trump: Bolton Akan Melanggar Hukum Jika Dia Terbitkan Buku )
Pada Januari 2019, Trump mengakui politisi oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela atas desakan Bolton. Namun, menurut bocoran buku Bolton, Washington menjadi ragu dengan dungan itu karena Guaido terlihat lemah dan kekanak-kanakan di sebelah Maduro yang tangguh.
Jurnalis The Washington Post, Ashley Parker, juga mengutip bocoran memoar Bolton yang menyebut Trump menggambarkan invasi terhadap Venezuela sebagai aksi yang keren.
Lihat Juga :