Filipina Kecam Manuver Jarak Dekat Kapal China di LCS
Minggu, 27 Maret 2022 - 20:00 WIB
Menurut komandan PCG, Laksamana Artemio Abu, PCG telah meminta Departemen Luar Negeri (DFA) negara itu untuk membantu mengatasi masalah ini melalui "pendekatan berbasis aturan dan damai". DFA dan kedutaan besar China di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Baca: Filipina Kembali Sambut Turis Asing Setelah Dua Tahun Tutup Pintu
Abu mengatakan bahwa itu adalah insiden manuver jarak dekat keempat yang dilaporkan yang melibatkan CCG dan kapal Filipina di Beting Scarborough sejak Mei tahun lalu.
Terlepas dari risikonya, Abu mengatakan bahwa pengerahan aset dan personel Filipina ke perairan di dalam zona ekonomi eksklusif negara itu akan terus berlanjut.
China mengklaim sebagian besar perairan dalam apa yang disebut Sembilan Garis Putus di Laut China Selatan, yang juga diperebutkan oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam.
Baca: Filipina Kembali Sambut Turis Asing Setelah Dua Tahun Tutup Pintu
Abu mengatakan bahwa itu adalah insiden manuver jarak dekat keempat yang dilaporkan yang melibatkan CCG dan kapal Filipina di Beting Scarborough sejak Mei tahun lalu.
Terlepas dari risikonya, Abu mengatakan bahwa pengerahan aset dan personel Filipina ke perairan di dalam zona ekonomi eksklusif negara itu akan terus berlanjut.
China mengklaim sebagian besar perairan dalam apa yang disebut Sembilan Garis Putus di Laut China Selatan, yang juga diperebutkan oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam.
(esn)
Lihat Juga :