Peran Indonesia dalam PBB, RI Penyumbang Pasukan PBB Terbesar ke-7 di Dunia

Rabu, 23 Maret 2022 - 21:29 WIB
Secara strategis dan ekonomis, partisipasi Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian juga dapat dimanfaatkan untuk mendorong pengembangan industri strategis nasional di bidang pertahanan.

Beberapa produk Indonesia yang digunakan dalam MPP PBB antara lain adalah Armored Personnel Carrier ANOA dan KOMODO serta senjata api SS dari PT. Pindad, dan seragam militer/polisi buatan swasta nasional.

Baca: Seorang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dari Indonesia Gugur di Kongo

Kontribusi Indonesia pada PBB dimulai pada tahun 1957, saat Indonesia mengirimkan 559 personel infantri sebagai bagian dari United Nations Emergency Force (UNEF) di Sinai. Pengir iman tersebut diikuti dengan kontribusi 1.074 personel infantri (1960) dan 3.457 personel infantri (1962), sebagai bagian dari United Nations Operation in the Congo (ONUC) di Republik Kongo.

Selain itu, merujuk pada Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2022, Kamis (6/1/2022). Kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia diberikan dalam berbagai bentuk, salah satunya dengan mengirimkan personel Misi Pemeliharaan Perdamaian (PKO) PBB. Di tahun 2021, Indonesia merupakan pengirim personel PKO terbesar ke-7 di dunia, naik dari peringkat 8 di tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!