Raja Yordania: Stabilitas Regional Dipertaruhkan oleh Aneksasi Israel

Rabu, 17 Juni 2020 - 10:30 WIB
Menurut dia, Israel harus mundur dari wilayah yang dikuasai selama perang Arab-Israel 1967.

Para pejabat khawatir aneksasi akan mengubur prospek negara Palestina dan merugikan Yordania, negara yang menampung banyak keturunan pengungsi Palestina yang lari dari tanahnya di Palestina setelah pembentukan Israel pada 1948.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menyatakan pekan lalu, langkah Israel akan memiliki konsekuensi bencana dan tidak akan berhasil tanpa respon Yordania.

Beberapa politisi Yordania menyerukan pembekuan traktat damai dan membatalkan kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk menyuplai Yordania dengan gas dari Israel. (Lihat Video: Evakuasi Seorang Remaja di Bombana yang Dililit Ular Berjalan Dramatis)

Sejumlah negara Eropa dan Arab, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa mendesak Israel tidak mencaplok pemukiman Yahudi karena banyak negara menganggapnya ilegal. (Lihat Video: Pemuda di Jombang Membuat Miniatur Sepeda dari Sampah)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!