Bobot Pria China Bertambah 100 Kg Selama Lockdown Lima Bulan
Rabu, 17 Juni 2020 - 07:30 WIB
Saat itu, Zhou juga sudah menghubungi dokter lainnya tapi menolak membantunya karena bobotnya sangat ekstrem.
Tim paramedis segera datang ke rumah Zhou dengan ambulans dan dia dibawa ke ICU. Dia diketahui mengalami beberapa gejala seperti gagal jantung dan disfungsi pernapasan. Selama 10 hari, para dokter berupaya menstabilkan kondisinya dan pada 11 Juni dia dinyatakan stabil dan bebas dari bahaya.
Dr Li Zhen menyatakan pasien obesitas bisa karena faktor genetik dan kelainan endokrin yang diperparah dengan kondisi tidak aktif dan bertambahnya asupan kalori selama lockdown lima bulan. (Lihat Video: Evakuasi Seorang Remaja di Bombana yang Dililit Ular Berjalan Dramatis)
Kini tim dokter berupaya mengurangi bobotnya minimal 25 kg sehingga dapat melakukan operasi pengecilan perut agar dia dapat mengurangi kelebihan bobot. (Lihat Video: Pemuda di Jombang Membuat Miniatur Sepeda dari Sampah)
Tim paramedis segera datang ke rumah Zhou dengan ambulans dan dia dibawa ke ICU. Dia diketahui mengalami beberapa gejala seperti gagal jantung dan disfungsi pernapasan. Selama 10 hari, para dokter berupaya menstabilkan kondisinya dan pada 11 Juni dia dinyatakan stabil dan bebas dari bahaya.
Dr Li Zhen menyatakan pasien obesitas bisa karena faktor genetik dan kelainan endokrin yang diperparah dengan kondisi tidak aktif dan bertambahnya asupan kalori selama lockdown lima bulan. (Lihat Video: Evakuasi Seorang Remaja di Bombana yang Dililit Ular Berjalan Dramatis)
Kini tim dokter berupaya mengurangi bobotnya minimal 25 kg sehingga dapat melakukan operasi pengecilan perut agar dia dapat mengurangi kelebihan bobot. (Lihat Video: Pemuda di Jombang Membuat Miniatur Sepeda dari Sampah)
(sya)
Lihat Juga :