498 Prajurit Rusia Tewas dan 2.870 Tentara Ukraina Gugur dalam Perang

Kamis, 03 Maret 2022 - 01:02 WIB
“Denazifikasi” dan “demiliterisasi” Ukraina adalah di antara tujuan lain yang diungkapkan dari operasi Rusia tersebut.

Kiev telah membantah menyembunyikan rencana merebut kembali republik-republik yang memisahkan diri dengan paksa, menyebut serangan Rusia itu tidak beralasan.

Donetsk dan Luhansk berpisah dari Ukraina pada 2014, menyusul peristiwa Maidan yang menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis di Kiev. Menjelang invasi, Rusia secara resmi mengakui republik-republik tersebut sebagai negara merdeka.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tentara Ukraina melakukan genosida terhadap warga Rusia dan warga berbahasa Rusia di wilayah Donbass yang memerdekakan diri. Tuduhan itu disangkal Kiev.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!