Perang Nuklir dengan NATO Bisa Pecah Kapan Saja, Rusia Perkuat Triad Nuklir
Senin, 28 Februari 2022 - 20:14 WIB
"Menteri Pertahanan Federasi Rusia, Jenderal Angkatan Darat Sergei Shoigu, telah melaporkan kepada Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Federasi Rusia V.V. Putin bahwa, sesuai dengan perintahnya, pergeseran tugas pos komando Pasukan Rudal Strategis, Armada Utara dan Pasifik, dan Komando Penerbangan Jarak Jauh telah mulai melaksanakan tugas tempur dengan personel yang diperkuat," papar Kementerian Pertahanan Rusia kepada wartawan pada Senin (28/2/2022).
Baca juga: Siasat Licik, Neo-Nazi Ukraina Siapkan Peluru Lapis Lemak Babi untuk Tentara Muslim Chechnya
Putin meminta Shoigu dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov untuk menempatkan pencegah strategis angkatan bersenjata Rusia pada "mode tugas tempur khusus" pada Minggu.
Baca juga: Alasan Logis Putin Terus Sebut Denazifikasi Ukraina, Ada 4 Fakta Mengerikan
Presiden memerintahkan status siaga tinggi untuk diterapkan setelah menuduh bahwa "pejabat tinggi negara-negara NATO terkemuka" telah terlibat "dalam membuat pernyataan agresif tentang negara kita."
Baca juga: Siasat Licik, Neo-Nazi Ukraina Siapkan Peluru Lapis Lemak Babi untuk Tentara Muslim Chechnya
Putin meminta Shoigu dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov untuk menempatkan pencegah strategis angkatan bersenjata Rusia pada "mode tugas tempur khusus" pada Minggu.
Baca juga: Alasan Logis Putin Terus Sebut Denazifikasi Ukraina, Ada 4 Fakta Mengerikan
Presiden memerintahkan status siaga tinggi untuk diterapkan setelah menuduh bahwa "pejabat tinggi negara-negara NATO terkemuka" telah terlibat "dalam membuat pernyataan agresif tentang negara kita."
Lihat Juga :