Warga Ukraina Menantang dan Angkat Senjata Melawan Rusia

Minggu, 27 Februari 2022 - 08:20 WIB
Rusia mengklaim hanya menyerang sasaran militer - tetapi warga sipil telah terbunuh dan sebuah gedung apartemen di Kiev karena terkena rudal, menurut Menteri Luar Negeri Ukraina Dymetro Kuleba.

Otoritas kesehatan mengatakan pada hari Sabtu bahwa 198 orang, termasuk tiga anak-anak, telah tewas dalam pertempuran itu. Selain itu, setidaknya 1.115 orang - termasuk 33 anak-anak - terluka.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan menolak tawaran dari Amerika Serikat (AS) untuk mengevakuasinya di Kiev, dengan mengatakan dia tidak akan meninggalkan negaranya.

“Pertarungan ada di sini. Saya butuh amunisi, bukan tumpangan,” kata Zelensky kepada pejabat AS.

Baca juga: Pertempuran Jalanan Pecah di Kiev, Presiden Ukraina Menolak Dievakuasi

AS tampaknya memenuhi permintaan Zelensky, ketika Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengumumkan pada hari Sabtu bantuan militer senilai USD350 juta untuk Ukraina.

Itu membawa total lebih dari USD1 miliar yang telah dikirim AS ke Ukraina selama setahun terakhir.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!