China Tuduh AS Usung Isu Ukraina untuk Ciptakan Ketegangan dan Kepanikan

Rabu, 23 Februari 2022 - 17:43 WIB
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menekankan bahwa hukuman itu hanya "tahap pertama". Biden menambahkan, bahwa lebih banyak sanksi akan datang jika Presiden Rusia Vladimir Putin memperluas cengkeraman militer negaranya di luar dua wilayah di wilayah Donbas timur.

Baca: China: Amerika Terlalu Melebih-lebihkan Ancaman Rusia ke Ukraina

Selain Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa, Jepang dan Australia juga mengumumkan hukuman menyusul keputusan Putin untuk mengirim tentara ke Donetsk dan Luhansk.

Pada hari Selasa, Biden mengatakan bahwa Washington akan terus memasok senjata "pertahanan" ke Ukraina melawan invasi Rusia, dan mengerahkan pasukan AS untuk memperkuat sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Eropa Timur.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!