Hormat Ala Nazi Guncang Parlemen Uni Eropa
Kamis, 17 Februari 2022 - 21:32 WIB
Dalam pidato di mimbar pidato dan kemudian dalam komentar online, Dzhambazki menolak keputusan itu sebagai “kekejian.”
Baca juga: Dilarang di Sekolah AS, Novel Holocaust Ini Jadi Bestseller Amazon Nomor 1
"Tidak ada orang waras yang berpikir bahwa Hungaria dan Polandia tidak memiliki aturan hukum yang berfungsi," cuitnya.
“Sebaliknya Anda menggunakannya sebagai cambuk terhadap negara bangsa yang Anda benci. Panjang umur negara-negara bangsa Eropa!” sambungnya.
Dzhambazki kemudian mengatakan kepada Euronews bahwa protes itu adalah “kasus sederhana dari kesalahpahaman besar.”
Outlet tersebut mengutip surat yang ditulis Dzhambazki kepada sesama anggota parlemen, menjelaskan bahwa dia ingin meminta maaf atas bahasa yang dia gunakan dalam pidatonya dengan “dengan rendah hati melambai ke kursi.”
Baca juga: Ditemukan di Pasar Loak, Surat Korban Selamat Holocaust Dikembalikan ke Keluarga
Baca juga: Dilarang di Sekolah AS, Novel Holocaust Ini Jadi Bestseller Amazon Nomor 1
"Tidak ada orang waras yang berpikir bahwa Hungaria dan Polandia tidak memiliki aturan hukum yang berfungsi," cuitnya.
“Sebaliknya Anda menggunakannya sebagai cambuk terhadap negara bangsa yang Anda benci. Panjang umur negara-negara bangsa Eropa!” sambungnya.
Dzhambazki kemudian mengatakan kepada Euronews bahwa protes itu adalah “kasus sederhana dari kesalahpahaman besar.”
Outlet tersebut mengutip surat yang ditulis Dzhambazki kepada sesama anggota parlemen, menjelaskan bahwa dia ingin meminta maaf atas bahasa yang dia gunakan dalam pidatonya dengan “dengan rendah hati melambai ke kursi.”
Baca juga: Ditemukan di Pasar Loak, Surat Korban Selamat Holocaust Dikembalikan ke Keluarga
Lihat Juga :