Junta Myanmar Umumkan Amnesti untuk Lebih dari 800 Tahanan

Sabtu, 12 Februari 2022 - 15:15 WIB
"Pesan untuk Hari Persatuan sangat bertentangan dengan kenyataan di Myanmar," katanya kepada AFP, seraya menambahkan junta tidak tulus tentang perdamaian. "Sangat tidak masuk akal bahwa pada peringatan 75 tahun Hari Persatuan negara ini lebih terpecah daripada titik mana pun dalam sejarahnya," lanjutnya.

Baca: Citra Satelit Tunjukkan Penumpukan Militer Rusia di 3 Sisi Ukraina Berlanjut

Sementara dalam pidatonya di depan pasukan, Min Aung Hlaing mengulangi klaim militer atas penipuan besar-besaran dalam pemilihan umum 2020 yang dimenangkan oleh partai Suu Kyi.

Dia juga mengundang segudang organisasi etnis bersenjata yang telah memerangi militer Myanmar - dan satu sama lain - selama beberapa dekade untuk duduk dalam pembicaraan damai.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!