Inggris Ingin Beri Rusia Jaminan Ini Soal NATO dan Ukraina

Senin, 07 Februari 2022 - 22:30 WIB
"Rusia telah menyatakan keprihatinan tentang potensi agresi NATO, tetapi kami telah jelas bahwa kekhawatiran itu pada dasarnya tidak berdasar karena NATO adalah aliansi defensif pada intinya. Ini bukan tentang membuat konsesi seperti yang dilakukan PM dan para pemimpin barat lainnya yang mengatakan semua negara demokrasi Eropa memiliki hak bergabung dengan NATO," papar juru bicara Johnson.

Baca juga: Israel Marah Rusia Terus Acak GPS Penerbangan Pesawat ke Tel Aviv

Pernyataan itu setelah berita bahwa Rusia dan Inggris sedang bekerja mengatur kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss ke Moskow untuk membahas situasi di sekitar Ukraina dan cara-cara mengurangi ketegangan.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, kunjungan tersebut awalnya direncanakan pada 10 Februari, tetapi masih dalam proses.

Inggris, serta beberapa sekutu NATO-nya, telah menuduh selama berbulan-bulan bahwa Rusia mungkin merencanakan invasi ke Ukraina dengan mengutip data internal tentang penempatan kembali pasukan Rusia di perbatasan dengan negara tetangga itu.

Dalam eskalasi ketegangan terbaru, AS menuduh serangan itu mungkin dimulai dalam beberapa pekan atau bahkan beberapa hari lagi tanpa merinci informasi yang membuat Washington percaya akan hal itu.

Moskow telah berulang kali membantah semua tuduhan tentang rencana invasi. Rusia juga mengutuk komentar tentang gerakan pasukannya, yang merupakan hak kedaulatan negara itu, dan mengecam pengerahan pasukan NATO yang terus berlanjut, yang semakin mendekati perbatasan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!