Israel Peringati Tragedi Tabrakan 2 Helikopter yang Tewaskan 73 Tentaranya
Kamis, 27 Januari 2022 - 10:43 WIB
Pasukan tersebut termasuk mereka yang bertugas di brigade infanteri Nahal dan Golani serta Korps Lapis Baja dan unit lain yang aktif di Lebanon selatan.
Mereka datang dari seluruh negeri dan sebagian besar berusia akhir belasan atau awal 20-an tahun.
Salah satu helikopter jatuh di Sha'ar Yashuv, sebuah moshav yang digunakan sebagai resor liburan Galilea.
Helikopter Yasur lainnya jatuh di lapangan terbuka dekat Kibbutz Dafna, di mana sekarang ada peringatan untuk para korban, dengan 73 batu besar, masing-masing dengan nama salah satu yang jatuh di sekitar kolam kecil.
Hingga hari ini, meskipun ada komisi penyelidikan pemerintah, militer belum memberikan alasan pasti mengapa kedua helikopter itu bertabrakan.
Mengacu pada dua kecelakaan baru-baru ini yang merenggut nyawa dua pilot Angkatan Udara Israel dan dua perwira Unit elite Egoz, Kohavi mengatakan bahwa militer saat ini sedang menyelidiki peristiwa tersebut “secara mendalam” untuk memahami apa yang terjadi.
“Organisasi yang sangat baik bukannya tanpa kesalahan, tetapi organisasi yang sangat baik menyelidiki mereka secara menyeluruh, tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat, dan menjadi lebih baik," ujarnya, seperti dikutip Jerusalem Post, Kamis (27/1/2022).
Mereka datang dari seluruh negeri dan sebagian besar berusia akhir belasan atau awal 20-an tahun.
Salah satu helikopter jatuh di Sha'ar Yashuv, sebuah moshav yang digunakan sebagai resor liburan Galilea.
Helikopter Yasur lainnya jatuh di lapangan terbuka dekat Kibbutz Dafna, di mana sekarang ada peringatan untuk para korban, dengan 73 batu besar, masing-masing dengan nama salah satu yang jatuh di sekitar kolam kecil.
Hingga hari ini, meskipun ada komisi penyelidikan pemerintah, militer belum memberikan alasan pasti mengapa kedua helikopter itu bertabrakan.
Mengacu pada dua kecelakaan baru-baru ini yang merenggut nyawa dua pilot Angkatan Udara Israel dan dua perwira Unit elite Egoz, Kohavi mengatakan bahwa militer saat ini sedang menyelidiki peristiwa tersebut “secara mendalam” untuk memahami apa yang terjadi.
“Organisasi yang sangat baik bukannya tanpa kesalahan, tetapi organisasi yang sangat baik menyelidiki mereka secara menyeluruh, tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat, dan menjadi lebih baik," ujarnya, seperti dikutip Jerusalem Post, Kamis (27/1/2022).
Lihat Juga :