China Dukung Rusia Lawan Ukraina dan NATO
Kamis, 27 Januari 2022 - 03:19 WIB
Baca juga: Tak Hanya Tentara, Warga Sipil Ukraina Juga Bersiap Hadapi Invasi Rusia
Ia lantas meminta para pihak untuk sepenuhnya mempertimbangkan masalah keamanan sah satu sama lain, menghindari antagonisme dan konfrontasi, dan menangani perbedaan dan perselisihan dengan benar melalui konsultasi yang setara atas dasar saling menghormati.
Keputusan Beijing untuk memihak secara terbuka muncul ketika sekitar 100.000 tentara Rusia dan persenjataan berat berkumpul di perbatasan timur Ukraina. Moskow mengatakan tidak berniat untuk menyerang, Kiev mengatakan postur kekuatan Rusia saat ini tidak cukup untuk invasi skala penuh.
Hanya tiga minggu yang lalu, Presiden China Xi Jinping berbasa-basi dengan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada peringatan 30 tahun hubungan bilateral kedua negara. Kedua pemimpin saling mengirim telegram ucapan selamat pada 4 Januari, menurut Kementerian Luar Negeri China.
Di tengah ketegangan di Eropa Timur, Jinping mengatakan kepada Zelensky bahwa kedua negara menikmati kepercayaan timbal balik politik yang mendalam.
Ia lantas meminta para pihak untuk sepenuhnya mempertimbangkan masalah keamanan sah satu sama lain, menghindari antagonisme dan konfrontasi, dan menangani perbedaan dan perselisihan dengan benar melalui konsultasi yang setara atas dasar saling menghormati.
Keputusan Beijing untuk memihak secara terbuka muncul ketika sekitar 100.000 tentara Rusia dan persenjataan berat berkumpul di perbatasan timur Ukraina. Moskow mengatakan tidak berniat untuk menyerang, Kiev mengatakan postur kekuatan Rusia saat ini tidak cukup untuk invasi skala penuh.
Hanya tiga minggu yang lalu, Presiden China Xi Jinping berbasa-basi dengan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada peringatan 30 tahun hubungan bilateral kedua negara. Kedua pemimpin saling mengirim telegram ucapan selamat pada 4 Januari, menurut Kementerian Luar Negeri China.
Di tengah ketegangan di Eropa Timur, Jinping mengatakan kepada Zelensky bahwa kedua negara menikmati kepercayaan timbal balik politik yang mendalam.
Lihat Juga :