Parlemen Prancis Sebut China Lakukan Genosida terhadap Muslim Uighur
Jum'at, 21 Januari 2022 - 18:51 WIB
Kedutaan Besar China di Prancis menyebut langkah itu tidak masuk akal dan mengatakan itu akan merusak hubungan antara kedua negara.
“Pihak Prancis sepenuhnya menyadari absurditas dan bahaya dari resolusi ini. Itu harus menunjukkan koherensi antara kata dan perbuatan dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga perkembangan yang sehat dari hubungan China-Prancis,” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari VOA, Jumat (21/1/2022).
China dituduh melakukan genosida dan kerja paksa terhadap populasi Muslim UIghur yang besar di provinsi Xinjiang. Namun China menyangkal tuduhan itu.
Baca juga: Ketua PKC Xinjiang yang Mengawasi Persekusi Muslim Uighur Diganti
Langkah ini dilakukan menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Beberapa negara barat, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia telah mengumumkan "boikot diplomatik" dari even olah raga tersebut dan tidak akan mengirim delegasi untuk hadir.
“Pihak Prancis sepenuhnya menyadari absurditas dan bahaya dari resolusi ini. Itu harus menunjukkan koherensi antara kata dan perbuatan dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga perkembangan yang sehat dari hubungan China-Prancis,” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari VOA, Jumat (21/1/2022).
China dituduh melakukan genosida dan kerja paksa terhadap populasi Muslim UIghur yang besar di provinsi Xinjiang. Namun China menyangkal tuduhan itu.
Baca juga: Ketua PKC Xinjiang yang Mengawasi Persekusi Muslim Uighur Diganti
Langkah ini dilakukan menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Beberapa negara barat, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia telah mengumumkan "boikot diplomatik" dari even olah raga tersebut dan tidak akan mengirim delegasi untuk hadir.
Lihat Juga :