Hong Kong Kota Termahal bagi Ekspatriat
Kamis, 11 Juni 2020 - 06:39 WIB
Tunis dinobatkan sebagai kota termurah bagi ekspatriat. Disusul Tashkent, Karachi, Bishkek, Windhoek, Banjul, Islamabad, Tbilisi, Skopje, dan Managua. Mercer menyatakan biaya hidup ekspatriat ditentukan berbagai faktor, tak terkecuali fluktuasi nilai mata uang, biaya inflasi barang dan jasa, dan biaya akomodasi.
Menurut Mercer, Asia mendominasi posisi sepuluh besar akibat harga tanah yang mahal. Dengan pasokan yang sedikit dan penawaran yang banyak, harga properti di Hong Kong semakin tidak terjangkau. Pemerintah Hong Kong berencana membangun pulau buatan senilai USD80 miliar untuk mengatasi krisis tersebut.
Mercer menganalisis beragam data, mulai dari harga pakaian, makanan, sewa rumah, hingga hiburan. Menu Bic Mac dari McDonald paling mahal ada di Zurich, yakni senilai USD15. Hong Kong menjadi tempat termahal untuk bahan bakar minyak (BBM) dan secangkir kopi, sedangkan London untuk tarif bioskop. (Baca juga: Australia Didesak Bantu AS Dalam Perang Dingin dengan China)
“Biaya hidup telah mengalami perubahan di berbagai kawasan,” ungkap Mercer. Pernyataan Mercer bukan tanpa alasan. Delapan dari 17 kota China yang disurvei Mercer mengalami kenaikan harga untuk barang-barang tertentu dalam lima tahun terakhir. Hal ini berkaitan dengan ada pertumbuhan ekonomi.
Biaya nongkrong di China, yakni dua tiket bioskop, dua steik, dan dua kopi, naik dari USD136 menjadi USD163 dalam sepuluh tahun terakhir. Sementara biaya nongkrong di Mexico City naik 40% pada periode yang sama. Begitu juga di Warsawa dan Johannesburg, masing-masing naik sekitar USD95-USD98 dan USD49-USD71.
Menurut Mercer, Asia mendominasi posisi sepuluh besar akibat harga tanah yang mahal. Dengan pasokan yang sedikit dan penawaran yang banyak, harga properti di Hong Kong semakin tidak terjangkau. Pemerintah Hong Kong berencana membangun pulau buatan senilai USD80 miliar untuk mengatasi krisis tersebut.
Mercer menganalisis beragam data, mulai dari harga pakaian, makanan, sewa rumah, hingga hiburan. Menu Bic Mac dari McDonald paling mahal ada di Zurich, yakni senilai USD15. Hong Kong menjadi tempat termahal untuk bahan bakar minyak (BBM) dan secangkir kopi, sedangkan London untuk tarif bioskop. (Baca juga: Australia Didesak Bantu AS Dalam Perang Dingin dengan China)
“Biaya hidup telah mengalami perubahan di berbagai kawasan,” ungkap Mercer. Pernyataan Mercer bukan tanpa alasan. Delapan dari 17 kota China yang disurvei Mercer mengalami kenaikan harga untuk barang-barang tertentu dalam lima tahun terakhir. Hal ini berkaitan dengan ada pertumbuhan ekonomi.
Biaya nongkrong di China, yakni dua tiket bioskop, dua steik, dan dua kopi, naik dari USD136 menjadi USD163 dalam sepuluh tahun terakhir. Sementara biaya nongkrong di Mexico City naik 40% pada periode yang sama. Begitu juga di Warsawa dan Johannesburg, masing-masing naik sekitar USD95-USD98 dan USD49-USD71.
Lihat Juga :