UE Tuding China Dalang 'Gelombang Besar' Disinformasi Covid-19

Rabu, 10 Juni 2020 - 19:24 WIB
"Baik itu presiden, jadilah diplomat, baik itu Saya....ketika kita (politisi) mengatakan sesuatu kita harus bertanggung jawab dan kita harus dapat berdiri bahwa seseorang pergi dan memeriksa fakta," serunya.

Komisi Eropa telah mendorong perusahaan media sosial untuk menandatangani kode praktik sukarela tentang disinformasi, sambil mengancam jika mereka gagal bertindak. Laporan terbaru meningkatkan tuntutan pada platform untuk lebih transparan dalam berbagi data dengan para peneliti dan mengintensifkan kerja dengan pemeriksa fakta independen.

"Saya tidak ingin platform itu sendiri menjadi penengah kebenaran," kata Jourova.

Aplikasi video-sharing milik China, Tik Tok, telah menjadi perusahaan terbaru yang menandatangani kode praktik, kata komisi itu, bergabung dengan Facebook, Google, Twitter dan Mozilla.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!